Warga Inggris di Manchester Kecam Genosida terhadap Muslim Syiah di Pakistan
Menurut Kantor Berita ABNA, puluhan warga di kota Manchester Inggris menggelar aksi unjukrasa mengutuk kejahatan terbaru teroris ISIS yang membunuh secara sadis sebelas warga dari etnis Hazara di Queeta Pakistan pada Minggu (3/1). Melalui aksi menutup mata dan mulut, pengunjukrasa memprotes bungkamnya lembaga-lembaga HAM internasional yang terkesan membiarkan dengan diam dan menutup mata atas rangkaian tindakan kejahatan terhadap komunitas Syiah etnis Hazara di Pakistan.
Disebutkan, kelompok ekstremis Sunni ISIS telah mengklaim sebagai pelaku pada serangan mematikan pada Sabtu (2/1) tersebut yang menewaskan secara tragsi 11 penambang batu bara di dekat tambang batu bara di kota Mach Provinsi Balochistan Pakistan. Etnis Hazara membentuk sebagian besar populasi Syiah di Quetta, ibu kota Balochistan, wilayah terbesar dan termiskin di negara itu, yang dipenuhi dengan pemberontakan etnis, sektarian, dan separatis.
Dalam sepuluh tahun terakhir etnis Hazara kerap menjadi korban terorisme, baik yang menetap di Afghanistan maupun di Pakistan. Pada aksi unjukrasa tersebut, pengunjukrasa menuntut agar genocida di Balochistan dan pada etnis Hazara segera dihentikan.